Sunday, February 3, 2013

PASCA PANEN KAKAO


              PASCA PANEN KAKAO           


Untuk mendapatkan produk Kakao Kering yang berkualitas maka harus diperhatikan beberapa hal yakni :
v      PANEN
ü      Buah yang dipetik hanya buah yang sudah masak (5-6 bulan) dari saat bunga hingga sampai masak
ü      Hindari pemetikan buah yang masih mentah atau kelewat masak
ü      Alat pemetikan menggunakan gunting, pisau atau pisau bergalah yang tajam dan hindari terkena bantalan bunga
ü      Pemotongan tepat pada tangkai buah
ü      Buah dipecah menggunakan kayu hindari dengan besi karena dapat merusak bencon buah. Setelah dipecah biji dan plasenta dipisah.

v      PENGELOLAAN BIJI
  1. Fermentasi
Merupakan inti dari pengolahan biji kakao yang didalamnya terjadi :
-          Pembentukan aroma dan cita rasa khas coklat
-          Memastikan biji sehingga akan terbentuk warna keeping biji dan konsistensi keeping biji
-          Melepaskan lapisan lender biji, peragian gula menjadi alcohol dan mengurangi rasa pahit pada biji
Fermentasi dilakukan selama 6 hari dengan kotak bertingkat dari kayu berlubang dengan tiap 2 hari dibalik dan diletakkan dalam tingkat dibawahnya.

  1. Pengeringan
Pengeringan dilakukan dengan sinar matahari langsung maupun dengan alat pengeringan dan dilakukan selama 7-10 hari sesuai cuaca hingga didapat kekeringan dengan kadar air 8 s/d 7 %.
  • Tanda-tanda kako kering :
-          Rapuh
-          Mudah patah
-          Berat kira-kira 1/3 berat biji basah.


  1. Sotasi Biji Kakao
-          Untuk memisahkan biji dan kotoran atau benda lain
-          Untuk memisahkan biji berdasarkan pada kenampakan fisik dan ukurannya
-          Pengelompokan mutu berdasarkan SNI

  1. Penyimpanan
-          Biji dikemas dalam karung yang kuat dan bersih dan tidak terkontaminasi dengan bau yang menyengat
-          Ruangan penyimpanan kering dan tidak lembab, cukup ventilasi dan bebas dari pencemaran bau
-          Penumpukan karung harus diberi pallet/alas dengan jarak ± 10 cm dari lantai

v     ANALISA KAKAO KERING
ü      Ambil Kakao 100 gram (1 ons)
ü      Jumlah Biji dihitung (bagus 110 biji)
ü      Kadar Air 8 s/d 7 %
ü      Biji dibelah semua, dikelompokkan menurut jenis masing-masing hingga 100%, dengan rincian sebagai berikut :
89%     F. Fermentasi               =…………gram/%      (warna coklat)
11%     V. Violet                      =          5     gram/%     (biru)
6%       S. Sleti                         =          6     gram/%     (agak hitam)
M. Moldy                                 =          0     gram/%     (jamur)
DB. Double Been                     =          0     gram/%     (biji gandeng)
BB. Broken Been                     =          0     gram/%     (biji rusak)
W. Web                                   =          0,1  gram/%     (kotoran)

Kelebihan dan Kendala yang lazim dimiliki/dihadapi Kelompok Tani
  • INTERNAL
Memiliki lahan yang luas dan bahanbakuyang tersedia sehingga sangat potensi untuk dikembangkan.
  • Kelemahan :
-          Masih di bawah standar teknis
-          Belum memperhatikan cara panen dan pengolahan yang benar
-          Kelembagaan Kelompok tani masih sangat lemah
-          Belum ada jaringan kerjasama
-          Modal terbatas
-          Produksi belum standar
-          Kwantitas dan Kontinuitas produksi belum terpenuhi
Kelemahan-kelemahan tersebut di atas bisa diatasi dengan adanya kegiatan Gabungan Kelompok  sehingga permasalahan tersebut bisa dipecahkan bersama-sama.
  • EKSTERNAL
  1. Memiliki Peluang Pasar yang sangat Luas baik Lokal, Nasional maupun Internasional
  2. Punya trend meningkat

  • OPERASIONAL KELOMPOK TANI
  1. Management baik
  2. Sebagai Unit Induk pemasaran produksi yang standar
  3. Menyediakan sarana produksi, dll
  4. Unit Pengolahan berstandar
Pengelolaan Perkebunan Kakao
Kegiatan Perkebunan :
  1. Penyiangan dan Pembuatan Rorak
  2. Pemangkasan Kebun (tanaman Kakao)
  3. Pemupukan
  4. Pemetikan Hasil/Panen

Tugas Kelompok Tani :
  1. Menginventarisir jumlah tanaman perkebunan Kakao di ilayah Kelompok Tani sesuai dengan TM, TBM, TTM agar kelompok tersebut tau persis Kondisi Perkebunan.
  2. Membuat Program Kerja Tauan Kelompok untuk menentukan kebutuhan dan jumlah biaya.
  3. Penentuan Pemasaran Produksi.
  4. Menyediakan Modal Kerja dalam Kelompok.
Zuki Rumpin
article source : http://lppm.ugm.ac.id

1 comment:

  1. saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

    ReplyDelete